Materi Conditional Sentence Lengkap, Jelas dan singkat (STAN, TOEFL dan PERSENTASI)
CONDITIONAL SENTENCES
A. Pengertian Conditional sentence adalah kalimat pengandanan atau
kalimat bersyarat yang memiliki dua klausa, yaitu: main clause dan if clause.
Susunan kedua kalusa ini tidak mempengaruhi arti.
Contoh:
If l have a
lot of money, I will buy a car sama dengan I will buy a car if I have a lot of
money. (Jika saya punya banyak uang, saya akan beli mobil)
Faktanya:
mungkin saya akan membeli mobil = perhaps I'll buy a car.
B. Bentuk Conditional Sentences
Conditional
atau pengandaian memiliki tiga bentuk:
1.
Possibility (Conditional type 1)
Pengandaian
ini menyatakan sesuatu yang mungkin terjadi pada waktu mendatang ataupun
sekarang jika syarat kondisi tertentu terpenuhi.
Rumus : If
+ S + v1 s/es , S +[will, can, may, must] + V1/be (simple form)
Contoh: If I
have money. I will buy a new car.
(Jika saya
punya uang. saya akan beli mobil baru)
Means: There
is possibility for me to buy a car
(Ada
kemungkinan buat saya untuk beli mobil)
2. .
Unreal Present (Conditional type 2)
Pengandaian
ini menyatakan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang ada/ terjadi sekarang.
Rumus: If
+ S + V2,were , S + [would, could,might] + V1/be
Contoh:
·
If l had time, I would go to the beach with you this
weekend.
(Jika saya
ada waktu, saya akan pergi ke pantai dengan kamu akhir pekan ini)
Means: l
don't have time so I don't go to the beach this weekend. (Sekarang saya tidak
punya waktu makanya saya tidak pergi ke pesta ahkir pekan ini).
·
He would tell you about it if he were* here
(Dia akan
mengatakan jika dia berada disini, artinya karena dia tidak ada di sini, dia
tidak mengatakannya / because he is not here, he dows not tell you about it)
Untuk If
clause dalam bentuk ini hanya to be were
yang dipergunakan untuk semua subjek.
If pada
conditional type 2 ini dapat dihilangkan yaitu dengan penggunaan pola inversi
Rumus : Were
+ S + adj/noun.....,S + (would,could,might) + V1/be
Contoh :
Were I john,
I would not forgive you = If I were john, I would not forgive you.
( kalau saja
saya john saya tak akan memaafkanmu, kenyataannya saya bukan john jadi saya
memaafkanmu/ I am not john so I forgive you).
3. Unreal
Past (Conditional type 3)
Pengandaian
ini menyatakan sesuatu yang bertentangan dengan apa yang tam terjadi (Iampau).
Rumus:
If + S +
had V3, had been, S+would, could, might, should+ have +V3/been
Contoh:
If we had
known that you were there, we wouId have written you a letter.
(Jika kita
tahu kalau kamu disana, kita akan tulis surabuntuk kamu)
Means: We
did not know that you were there so we did not write you a letter. (Kita tidak
tahu kalau kamu disana makanya kita tidak menyurati kamu)
Bentuk
inversi (tanpa 'IF“) untuk pola ini adalah:
Had+ S +
V3..., S + would, could, might, should + have + V3/been
Contoh:
Katimat di
atas bita ditulis pola inversi menjadi:
Had we known
that you were there, We would have written you a letter.
( Jika kita
mengetahui kalau kamu disana, kita akan menulis surat buat kamu )
C. Conditional Sentences Tanpa If
1. If Clause
pada Conditional sentences tidak harus dimulai dengan If. Kata-kata lain yang
mempunyai makna setara adalah:
‘on
condition that' (dengan syarat bahwa), ”provided that (asalkan), dan ‘unless’
(kecuali jika).
2. If juga
bisa dihilangkan dengan menggunakan inversi atau susunan balik. Bentuk inversi
ini hanya bisa digunakan pada kalimat pengandaian tipe 2 yang memiliki to be
‘were’ dan kalimat pengandaian tipe 3.
Contoh:
·
We shall go if we have enough money
(Kita akan
pergi jika kita punya cukup uang)
·
We shall go on condition that we have enough
money.
( kita akan
pergi jika kita punya uang )
We shall
not go unless we have enough money.
(Kita tidak
akan pergi kecuali jika punya cukup uang)
·
If she were sick, she could not soive the problem
(Jika dia
sakit, dia tidak bisa memecahkan masalah)
·
Were she sick. She could not solve the problem
(Jika dia
sakit, dia tidak bisamenyelesaikan masalah)
·
If we had had enough time. We should have gone to the
beach.
( Jika kita
punya cukup waktu, kita bisa pergi ke pantai )
·
Had we had enough time, we should have gone to the beach.
Sumber : Tim
instruktur EIN-STAN Academy
Mudah kan, tinggal soalnya disini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar